Apakah artinya mimpi, ketika tidak ada yang kuajak berbagi?
Masih pantaskah aku rajut mimpi2 itu?
Sedikit demi sedikit apakah tidak cukup?
Saat aku begini, apakah masih ada masa depan?
Atau hanya hari esok yang akan datang dan berlalu lagi ketika esok dan esoknya lagi menghampiri?
Aku menggambarkan masa depan begitu jelas
Dan tidak akan, tidak mau ada gambaran yang lain
Masihkah Penguasa Hidupku ingin mencandaiku?
Hey, God, can we have a little chat?
Sabtu, 06 Maret 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar