Sebenarnya, apa sih yang kita kejar dalam hidup?
Karir kah? Percintaan kah? Nafsu kah? Ambisi kah?
sepertinya ketika membayangkan semua hal itu, spontan yang keluar dari diri saya adalah sebuah helaan nafas panjang...
kata-kata yang saya sebutkan tadi kesannya begitu melelahkan.. dan ketika saya berpikir dan membayangkan lebih jauh, semua hal tersebut terasa sia-sia..
karir, membutuhkan segala daya upsya, bahkan tidak segan membuat kita mengorbankan banyak sekali hal-hal penting lainnya dalam kehidupan.. seperti keluarga misalnya, rasa nyaman dan eksistensi diri, rasa malu, dan mungkin memungkinkan terjadinya penurunan moral dengan merendahkan diri sejadi-jadinya ketika berhadapan dengan seseorang yang memiliki posisi karir lebih tinggi..
Percintaan.. apa yang akan dikejar?? membuang waktu, uang, mental dan tenaga.. tidak sedikit orang yang jadi gila karena cinta... jangan salah, nyawa kadang-kadang bisa menjadi taruhan jika itu sudah menyangkut soal cinta.. Lalu, apa yang kita dapatkan?? kepuasan batin kah? ataukah hanya dahaga akan cinta yang semakin besar, semakin dalam, dan semakin mencandu dalam segala aspek kehidupan kita? sehingga kita menjadi sebegitu mencandunya terhadap sebuah "rasa cinta dan dicintai" serta "kasih sayang" yang mungkin sampai saat ini masih bermakna absurd..
Nafsu? oooh, sifatnya hanya sesaat.. nikmat, mungkin luar biasa nikmatnya... tapi setelahnya, hampa... kosong... bahkan mungkin, ketika nafsu tidak mampu tersalurkan dengan baik, manusia bisa menjadi out of control... tidak mampu mengontrol segala nafsunya.. karena nafsu begitu dekat dengan kehidupan di saat manusia hanya dibedakan spesiesnya berdasarkan jenis kelamin.. dan semata-mata, lawan jenis hanyalah objek.. seonggok daging yang dengan mudahnya dimanipulasi perasaannya... berkedok cinta mencinta, tapi ya intinya balik ke tujuan semula, yaitu pelampiasan nafsu..
ambisi?? ambisi yang berlebihan hanya menyebabkan kegilaan... tidak kurang, tidak lebih.. pencapaian ambisi hanya membutuhkan perjuangan ekstra, yang bahkan harus dibayar dengan semua yang berharga ekstra.. sehingga ketika nanti kita tidak mampu mengejarnya, yang tersisa hanyalah diri yang merugi..
lalu??
apa??
surga?? surga masih terlalu absurd... tidak ada pembuktian mengenai keabsahan eksistensinya selain menyakini dengan kata "IMAN".. lalu, mau diukur dengan apa "IMAN" itu??? kembali.. kita membicarakan suatu yang absurd, yang bahkan mungkin hanya "YANG MAHA ABSURD" saja lah yang mengetahui tolok ukurnya...
lalu??
apa yang sebetulnya kita kejar dalam hidup ini?
Selasa, 22 Maret 2011
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

3 komentar:
Emmm..
Apa ya..?
Nggak tau juga sih, pastinya mau ngejar apa.
Yang jelas, selalu berusaha untuk memaksimalkan kemampuan diri sendiri aja.
Lagian, emang penting ya.?!
Hahaha...
emang tidak penting ya? lantas apa yang penting?
Klo ngomongin hidup sebagai sesuatu yang besar, aku bilang nggak penting, karena aku belum memiliki-tujuan-hidup-yang-wah. Pun aku nggak berusaha mencari.
Tapi klo ngomongin hidup sebagai rutinitas harian yg aku jalani, aku punya beberapa tujuan yg aku temuin seiring berjalannya waktu dan peningkatan kesadaran.
Misalnya, waktu aku ngerasa klo aku makan dengan berlebihan dan cenderung nurutin nafsu, aku milih utk belajar mengontrol makanan yg masuk ke mulut. Dari situ aku punya tujuan utk jadi vegetarian.
Atau, pas aku tau nulisbuku.com, aku punya tujuan untuk ngebukuin tulisan-tulisanku.
Gitu2 aja sih..
Poskan Komentar